Sesi Latihan All in One Trainer dalam Satu Hari

All in One Trainer adalah mesin gym yang menggabungkan beberapa fungsi alat dalam satu frame, seperti power rack, Smith machine, pull-up bar, dan cable machine. Kombinasi ini memungkinkan Anda melakukan berbagai latihan untuk seluruh tubuh dalam satu sesi workout tanpa harus berpindah ke banyak mesin.
Sesi latihan ini mengatur urutan gerakan mulai dari latihan compound dengan intensitas lebih tinggi hingga latihan isolasi yang menargetkan otot tertentu. Satu sesi dapat dilakukan dalam waktu sekitar 45–60 menit dengan susunan latihan yang teratur.
Artikel ini membahas fungsi setiap stasiun pada All in One Trainer, persiapan pemanasan, cara melakukan latihan, urutan latihan dalam bentuk tabel, serta frekuensi latihan mingguan yang dapat diterapkan dengan aman.
Kenali Fungsi All in One Trainer
All in One Trainer memungkinkan Anda melakukan berbagai latihan kekuatan tanpa membutuhkan banyak mesin terpisah. Sebelum memulai latihan, kenali fungsi utama setiap stasiun yang terdapat pada frame:
Smith Machine digunakan untuk squat, bench press, dan overhead press dengan bar yang bergerak mengikuti jalur mesin sehingga lebih stabil.
Power Rack digunakan untuk latihan barbell seperti squat, bench press, dan overhead press, dengan dukungan J-hook dan safety spotter arm.
Pull-Up Bar digunakan untuk pull-up dan chin-up dengan berat tubuh untuk melatih punggung atas dan lengan.
High Pulley digunakan untuk latihan tarikan dari atas seperti lat pulldown, triceps pushdown, dan cable face pull.
Low Pulley digunakan untuk latihan tarikan dari bawah seperti seated cable row, biceps curl, dan berbagai latihan kabel lainnya.
Dual Adjustable Cable memberikan lebih banyak pilihan gerakan seperti chest fly, lateral raise, Pallof press, dan berbagai latihan satu tangan.
Tips Menggunakan All in One Trainer dalam Satu Sesi
Atur safety system dengan memasang safety stopper pada Smith machine dan safety spotter arm pada power rack sebelum menggunakan beban.
Periksa pin, hook, carabiner, kabel, dan attachment untuk memastikan semuanya terpasang dengan benar.
Kendalikan beban saat kembali agar weight stack dan kabel tidak menghentak tiba-tiba.
Sediakan ruang yang cukup di sekitar frame agar setiap gerakan dapat dilakukan dengan leluasa.
Pilih gerakan yang sesuai dengan target latihan. Tidak perlu mencoba semua gerakan dalam satu sesi jika Anda hanya menargetkan beberapa otot pada awal latihan.
Sesi full-body dengan All in One Trainer seperti ini dapat dilakukan 2–3 kali per minggu dengan setidaknya 1 hari istirahat di antara sesi. Anda tidak harus melakukan semua latihan dengan jumlah set dan intensitas yang sama setiap kali latihan. Jika berlatih lebih sering, sesuaikan jumlah latihan dan beban agar tubuh memiliki waktu yang cukup untuk pulih.
Pemanasan Sebelum Latihan
Pemanasan yang tepat membantu meningkatkan suhu tubuh, mempersiapkan persendian, dan membuat tubuh lebih siap menerima beban latihan.
Lakukan gerakan dinamis untuk mempersiapkan bahu, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. Mulailah dengan jalan di tempat atau kardio ringan selama beberapa menit, kemudian lanjutkan dengan bodyweight squat, arm circles, leg swings, dan gerakan mobilitas sederhana tanpa beban.
Sebelum menggunakan beban utama, lakukan 1–2 set pemanasan dengan bar kosong atau beban yang sangat ringan. Tujuannya untuk membiasakan tubuh dengan gerakan, memastikan posisi dan jalur gerakan sudah tepat, serta memeriksa bahwa alat sudah terkunci dengan baik sebelum menggunakan beban kerja.
Gerakan Smith Machine Squat dengan All in One Trainer
Latihan tubuh bagian bawah dilakukan di awal sesi karena membutuhkan energi dan stabilitas tubuh yang lebih besar. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan Smith machine untuk melatih otot paha depan dan bokong.
Atur posisi bar dan pijakan kaki dengan seimbang sebelum membuka pengunci bar. Turunkan tubuh secara perlahan hingga paha sejajar dengan lantai, kemudian dorong telapak kaki ke lantai untuk kembali berdiri. Pastikan safety stopper sudah dipasang pada ketinggian yang aman, sedikit di bawah posisi terendah squat.
Target latihan: 3 set × 8–10 repetisi.
Otot utama yang dilatih: quadriceps (otot paha bagian depan) dan glutes (otot bokong).
Istirahat: sekitar 90–120 detik.
Baca Selengkapnya: All in One Trainers Strengthbae
Gerakan Bench Press dengan All in One Trainer
Latihan push menargetkan otot dada, bahu depan, dan lengan belakang secara bersamaan. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan adjustable bench bersama Smith machine atau barbell rack untuk melakukan bench press.
Atur posisi adjustable bench di tengah frame dan pastikan bench sejajar dengan jalur bar. Turunkan bar secara perlahan menuju bagian tengah dada yang nyaman, lalu dorong kembali ke atas sambil menjaga posisi bahu dan belikat tetap stabil di atas bench.
Target latihan: 3 set × 8–10 repetisi.
Otot utama yang dilatih: chest (otot dada), triceps (otot lengan belakang), dan anterior deltoid (otot bahu depan).
Istirahat: sekitar 90–120 detik.
Gerakan Pull-Up dengan All in One Trainer
Latihan pull menargetkan otot punggung dan lengan dengan menggunakan berat badan sendiri. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan pull-up bar pada bagian atas frame untuk melakukan pull-up.
Mulai dari posisi menggantung dengan tubuh tetap terkontrol dan core aktif. Tarik tubuh ke atas dengan mengarahkan siku ke bawah hingga dada mendekati bar, kemudian turunkan tubuh secara perlahan ke posisi awal.
Target latihan: 3 set × 6–10 repetisi.
Otot utama yang dilatih: latissimus dorsi (otot punggung) dan biceps (otot lengan depan).
Istirahat: 90-120 detik
Catatan: Jika belum mampu melakukan pull-up penuh, gunakan resistance band sebagai bantuan atau lakukan repetisi sesuai kemampuan.
Lat Pulldown dengan High Pulley All in One Trainer
Latihan lat pulldown menggunakan sistem kabel tinggi untuk melatih otot punggung dengan gerakan tarikan dari atas. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan high pulley dan lat pulldown bar untuk melakukan latihan ini.
Pasang lat pulldown bar pada pengait high pulley. Duduk tegap di bawah stasiun kabel, lalu pegang bar sedikit lebih lebar dari bahu. Tarik bar secara perlahan menuju bagian atas dada, kemudian kembalikan bar ke posisi awal dengan terkontrol. Hindari membiarkan weight stack terbanting saat beban kembali.
Target latihan: 3 set × 10–12 repetisi.
Otot utama yang dilatih: latissimus dorsi (otot punggung), biceps (otot lengan depan), dan upper back (punggung bagian atas).
Istirahat: sekitar 60–90 detik.
Seated Cable Row dengan Low Pulley All in One Trainer
Latihan seated cable row menggunakan sistem kabel rendah untuk melatih dan memperkuat otot punggung bagian tengah. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan low pulley dan row handle seperti V-bar untuk melakukan latihan ini.
Pasang row handle pada low pulley. Duduk dengan kedua kaki menapak kuat pada pijakan, lalu tarik handle menuju area perut sambil menjaga posisi tubuh tetap tegap. Kembalikan handle ke depan secara perlahan dan terkontrol tanpa mengayunkan pinggang.
Target latihan: 3 set × 10–12 repetisi.
Otot utama yang dilatih: upper back (punggung bagian atas), latissimus dorsi (otot punggung), dan biceps (otot lengan depan).
Istirahat: sekitar 60–90 detik.
Gerakan Cable Chest Fly dengan All in One Trainer
Latihan cable chest fly menggunakan dual adjustable cable untuk melatih otot dada dengan ketegangan yang tetap sepanjang gerakan. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan D-handle pada kedua sisi kabel untuk melakukan latihan ini.
Atur kedua katrol pada ketinggian sejajar dengan dada atau sedikit di atasnya. Pegang D-handle, lalu melangkah maju satu langkah dengan posisi tubuh stabil. Bawa kedua tangan ke depan seperti gerakan memeluk secara perlahan, kemudian kembalikan tangan ke samping dengan terkontrol. Hindari membiarkan kabel menarik bahu secara tiba-tiba.
Target latihan: 2–3 set × 12–15 repetisi.
Otot utama yang dilatih: pectoralis major (otot dada).
Istirahat: sekitar 60 detik.
Baca Juga: Bangun Home Gym Bertahap Sesuai Budget: All in One Trainer Modular
Cable Lateral Raise dengan All in One Trainer
Latihan cable lateral raise menggunakan kabel untuk melatih otot bahu bagian samping. Dengan All in One Trainer, Anda dapat menggunakan single D-handle pada low pulley untuk melakukan latihan ini.
Pasang single D-handle pada low pulley. Berdiri menyamping terhadap mesin dengan posisi tubuh tetap stabil, lalu angkat handle ke arah samping hingga sejajar dengan bahu. Turunkan kembali secara perlahan dan terkontrol. Gunakan beban ringan agar gerakan tetap dikendalikan oleh otot bahu tanpa bantuan ayunan tubuh.
Target latihan: 2–3 set × 12–15 repetisi.
Otot utama yang dilatih: lateral deltoid (otot bahu samping).
Istirahat: sekitar 60 detik.
Cable Biceps Curl dan Triceps Pushdown dengan All in One Trainer
Latihan lengan dapat dilakukan menggunakan stasiun kabel pada All in One Trainer untuk melatih biceps dan triceps secara terpisah. Kedua gerakan ini dapat dilakukan setelah latihan compound atau digabungkan dalam satu superset untuk menghemat waktu.
Cable Biceps Curl
Gunakan low pulley dengan straight bar atau rope attachment. Berdiri tegap dengan siku tetap berada di dekat sisi tubuh, lalu tekuk siku untuk menarik handle ke arah bahu. Turunkan kembali handle secara perlahan tanpa mengayunkan pinggang atau bahu.
Target latihan: 2–3 set × 10–15 repetisi.
Otot utama yang dilatih: biceps (otot lengan depan).
Istirahat: sekitar 60 detik.
Cable Triceps Pushdown
Gunakan high pulley dengan rope atau straight bar. Berdiri tegap dengan siku tetap dekat dengan sisi tubuh, lalu dorong attachment ke bawah hingga lengan hampir lurus. Kembalikan attachment ke posisi awal secara perlahan sambil menjaga siku tetap pada posisinya.
Target latihan: 2–3 set × 10–15 repetisi.
Otot utama yang dilatih: triceps (otot lengan belakang).
Istirahat: sekitar 60 detik.
Kedua latihan dapat dilakukan sebagai superset dengan menyelesaikan cable biceps curl lalu langsung dilanjutkan dengan cable triceps pushdown. Setelah keduanya selesai, istirahat sekitar 60–90 detik sebelum mengulang set berikutnya.
Gerakan Cable Pallof Press dengan All in One Trainer
Latihan Pallof press digunakan untuk melatih stabilitas core dan kemampuan tubuh menahan gerakan berputar. Dengan All in One Trainer, latihan ini dapat dilakukan menggunakan tahanan kabel dari arah samping.
Atur pulley pada ketinggian sejajar dengan dada. Berdiri menyamping terhadap mesin, lalu pegang handle dengan kedua tangan di depan dada. Dorong handle lurus ke depan sambil menjaga tubuh tetap stabil dan tidak berputar ke arah mesin. Tahan posisi sebentar, kemudian tarik kembali handle ke depan dada secara perlahan dan terkontrol.
Target latihan: 2–3 set × 10–12 repetisi per sisi.
Otot utama yang dilatih: core stability (stabilitas otot inti) dan kemampuan menahan rotasi tubuh.
Sebagai gerakan terakhir, latihan ini menjadi penutup sesi workout sehingga tidak perlu menambahkan waktu istirahat setelah set terakhir.
Urutan Full-Body Workout dengan All in One Trainer
Tabel berikut menunjukkan urutan latihan full body menggunakan All in One Trainer, dimulai dari latihan utama dengan beban lebih besar hingga latihan isolasi dan core.
No. | Gerakan | Station / Attachment | Target Otot | Set × Reps | Istirahat |
1 | Smith Machine Squat | Smith Machine | Quadriceps & glutes | 3 × 8–10 | 90–120 detik |
2 | Bench Press | Smith / Barbell Rack | Chest, triceps & bahu depan | 3 × 8–10 | 90–120 detik |
3 | Pull-Up | Pull-Up Bar | Punggung & biceps | 3 × 6–10 | 90–120 detik |
4 | Cable Lat Pulldown | High Pulley + Lat Bar | Punggung, biceps & upper back | 3 × 10–12 | 60–90 detik |
5 | Seated Cable Row | Low Pulley + Row Bar | Upper back & punggung | 3 × 10–12 | 60–90 detik |
6 | Cable Chest Fly | Dual Cable + D-Handle | Dada | 2–3 × 12–15 | 60 detik |
7 | Cable Lateral Raise | Low Pulley + Single Handle | Bahu samping | 2–3 × 12–15 | 60 detik |
8 | Cable Biceps + Triceps | High & Low Pulley | Biceps & triceps | 2–3 × 10–15 | 60 detik |
9 | Cable Pallof Press | Adjustable Cable | Core & stabilitas tubuh | 2–3 × 10–12/sisi | — |
Catatan: Gerakan 1–5 menjadi latihan utama dalam sesi full body workout. Gerakan 6–9 merupakan latihan tambahan yang dapat disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan. Jika waktu terbatas, prioritaskan gerakan utama terlebih dahulu.
Satu sesi full body workout ini memanfaatkan berbagai fungsi All in One Trainer, mulai dari Smith machine, power rack, pull-up bar, hingga sistem kabel untuk melatih tubuh bagian bawah, upper body, lengan, dan core dalam satu sesi.
FAQ
Apakah All in One Trainer cocok untuk latihan pemula di rumah?
Sangat cocok. All in One Trainer menggabungkan Smith machine, power rack, dan sistem kabel dalam satu frame, sehingga pemula dapat mempelajari berbagai gerakan dasar dengan lebih mudah dan terkontrol, baik di home gym maupun gym komersial.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk satu sesi full-body?
Satu sesi latihan full-body ini membutuhkan sekitar 45–60 menit, termasuk pemanasan dan waktu istirahat di antara set.
Apakah harus menggunakan semua attachment dalam satu sesi?
Tidak perlu. Pilih latihan yang sesuai dengan target dan waktu latihan Anda. Jika waktu terbatas, prioritaskan 5 gerakan utama terlebih dahulu.
Berapa kali seminggu program full-body All in One Trainer dilakukan?
Program ini dapat dilakukan 2–3 kali per minggu dengan setidaknya 1 hari istirahat di antara sesi agar tubuh memiliki waktu untuk pulih.
Apakah All in One Trainer hemat tempat untuk home gym?
Ya. All in One Trainer menggabungkan beberapa fungsi seperti power rack, Smith machine, cable system, dan pull-up station dalam satu frame. Hal ini membuatnya lebih hemat ruang dibandingkan membeli beberapa mesin secara terpisah.
Maksimalkan Sesi Latihan Full Body dengan All in One Trainer Strengthbae

All in One Trainer memungkinkan Anda melakukan latihan full-body dalam satu sesi, mulai dari lower body, push, pull, arms, hingga core tanpa perlu berpindah ke banyak mesin. Agar latihan tetap efektif, pilih gerakan yang saling melengkapi, atur volume sesuai kemampuan, dan tingkatkan beban secara bertahap.
Strengthbae memiliki lima pilihan All in One Trainer dengan fitur dan konfigurasi yang berbeda, sehingga Anda dapat memilih unit sesuai kebutuhan latihan, luas ruang, dan budget. Konsultasikan kebutuhan home gym atau commercial gym Anda dengan tim Strengthbae untuk menemukan All in One Trainer yang paling sesuai.
Strengthbae adalah brand peralatan gym profesional yang menyediakan solusi untuk kebutuhan bisnis gym komersial dan home gym. Mulai dari rack, All in One Trainer, hingga aksesori latihan fungsional hybrid race standar HYROX, semuanya tersedia di Strengthbae.






